Manchester United ‘Muak’ Dengan Pelecehan Rasis Terhadap Pogba

173 views

Manchester United mengatakan mereka "benar-benar mengutuk" pelecehan rasis yang diterima gelandang pemenang Piala Dunia mereka Paul Pogba setelah dia gagal mengeksekusi penalti saat bermain imbang 1-1 dengan Wolverhampton Wanderers, Senin. Pemain Prancis berusia 26 tahun itu telah melewatkan empat penalti sejak awal musim lalu yang paling banyak dilakukan oleh pemain Liga Premier sementara rekan setimnya dan sesama pengambil penalti Marcus Rashford telah mengubah keempat upaya penalti dalam waktu itu.

Pogba diserang di media sosial, menjadi pemain ketiga di Inggris yang menerima pelecehan rasis dalam seminggu terakhir karena gagal mengeksekusi penalti. United mengatakan mereka "muak" dengan pelecehan itu dan "sangat mengutuknya". "Orang-orang yang mengungkapkan pandangan ini tidak mewakili nilai-nilai klub hebat kami dan sangat menggembirakan melihat sebagian besar penggemar kami juga mengutuk hal ini di media sosial," kata klub itu dalam sebuah pernyataan.

"Manchester United sama sekali tidak menoleransi segala bentuk rasisme atau diskriminasi dan komitmen lama untuk berkampanye menentangnya melalui inisiatif #AllRedAllEqual kami." Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi beberapa yang terlibat dalam insiden ini dan mengambil tindakan terkuat yang tersedia untuk kami.

Kami juga mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan dalam kasus ini. "Rashford men-tweet dukungannya untuk Pogba." Manchester United adalah sebuah keluarga. @paulpogba adalah bagian besar dari keluarga itu. Anda menyerangnya, Anda menyerang kami semua.

"kata pemain internasional Inggris itu. Tammy Abraham dari Chelsea dan tim Championship dari Reading Yakou Meite telah mengalami pelecehan serupa dalam seminggu terakhir. Abraham gagal mengeksekusi penalti penting dalam kekalahan adu penalti dari Liverpool di Piala Super lalu Rabu. Posting yang ditujukan padanya digambarkan sebagai "menjijikkan" oleh Chelsea dan manajer Frank Lampard mengatakan dia "jijik".

Lampard juga meminta situs media sosial untuk berbuat lebih banyak untuk mencegah pemain dilecehkan sementara Abraham mengatakan dia ingin "diam. the haters "dengan penampilannya di lapangan. Chelsea melarang seorang suporter seumur hidup pada bulan Juli karena melakukan pelecehan rasial terhadap Raheem Sterling dari Manchester City.

Tags: #Manchester United #Pelecehan #Pogba #Rasis

Leave a reply "Manchester United ‘Muak’ Dengan Pelecehan Rasis Terhadap Pogba"

Author: 
    author